Penyebab Dan Gejala Pneumonia Pada Dewasa, Anak

Penyebab Dan Gejala Pneumonia Paru-Paru Basah Pada Dewasa, AnakPada kesempatan hari ini kami akan membagikan informasi penting dalam dunia kesehatan yaitu Penyebab Dan Gejala Pneumonia Pada Dewasa, Anak. penyakit ini sering juga dikenal dalam masyarakat adalah radang paru-paru basah.

Penyebab Paru-Paru Basah Pneumonia

Mengenal penyebab pneumonia merupakan suatu keharusan, hal ini bertujuan supaya dalam memilih jenis obat yang tepat. jadi apa saja yang meliputi penyebabnya tersebut? diantaranya :

Bakteri
Tubuh memang sangat rentan terhadap serangan bakteri. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh melalui udara yang terhirup oleh tubuh dan akan berkontraksi dengan darah sehingga masuk ke paru-paru. Terdapat beberapa bagian-bagian saluran pernafasan yang sangat rentan terhadap serangan bakteri ini, diantaranya hidung, mulut dan sinus.

Bakteri yang masuk dan menyerang pada sel dan aveolo ini akan mempengaruhi sistem ketahanan tubuh untuk mengirimkan neutrofil, yaitu sejenis sel darah putih defensif pada organ paru-paru sehingga penderitanya akan mengalami beberapa gejala pneumonia seperti demam, menggigil serta gampang merasa lelah. Kondisi ini dikarenakan pasokan oksigen mengalami kehambatan sehingga penurunan fungsi tubuh.

Bakteri yang sering menyebabkan pada penyakit pneumonia ini adalah streptococcus pneumoniae dan atypikal bakteri.

Virus
yang disebabkan oleh virus biasanya harus segera melakukan pengobatan, karena dikhawatirkan menyebakan penyakit yang lebih parah pada paru-paru. Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui udara yang masuk dari mulut dan hidung. Virus ini dapat menyebabkan kematian sel dan mempengaruhi fungsi-fungsi tubuh serta merusak organ tubuh lainnya. Sehingga sistem kekebalan tubuh akan menurun dan menyebabkan bakteri dengan mudah masuk ke dalam tubuh.

Virus yang sering menyebabkan radang paru-paru basah merupakan virus influenza, virus RSV, adenovirus, dan virus metapneumovirus. Maka dari itu untuk tingkatkan kembali sistem kekebalan tubuh agar virus-virus tersebut tidak menyerang dengan rajin berolah raga dan menjaga pola serta gaya hidup sehat.

Jamur
Sistem kekebalan tubuh menjadi faktor penting dalam masuknya bakteri, virus dan jamur. Jamur sendiri dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit dan mulut, setelah jamur tersebut masuk, akan bergabung bersama darah untuk menuju paru-paru dan akan membuat penurunan fungsi pada paru-paru tersebut. Jamur tersebut adalah Histoplasma capsulatum, Coccidoide immitis, blastomyces, Cryptococcus neofarmans, dan Penyumocystis jiroveci.

Gejala Pneumonia Pada Dewasa Dan Anak

Gejala pneumonia paru-paru basah sangat bervariasi dan berdasarkan tingkat keparahannya. Keragaman gejala tersebut juga bisa disebabkan oleh perbedaan pada jenis bakteri pemicu infeksi, usia, dan kondisi kesehatan pengidap. Meski demikian, gejala-gejala umum yang biasanya muncul meliputi.

  • Batuk – merupakan gejala klasik dari pneumonia. Bakteri Pneumonia menghasilkan dahak yang berwarna hijau atau kuning. Kadang-kadang, dahak bercampur darah akibat invasi patogen ke jaringan paru-paru. Lendir berdarah terutama dihasilkan oleh infeksi Legionella pneumonia.
  • Demam – biasanya sangat tinggi pada kasus anak-anak. Demam tinggi dikaitkan dengan menggigil (menggigil). Orang dewasa yang lebih tua mungkin memiliki demam ringan.
  • Sesak nafas – Pneumonia adalah penyakit inflamasi atau peradangan. Patogen yang menyebabkan penyakit terutama menyerang kantung udara (alveoli) di paru-paru. Ketika beban meningkat patogen di paru-paru, mereka menutupi dan mulai menyerang saluran udara yang mempengaruhi hidung dan tenggorokan. Hal ini menyebabkan kesulitan bernapas.
  • Nyeri dada – Ketika peradangan semakin memburuk dan batuk berkembang. Pasien paru paru basah akan mulai merasa sakit menusuk atau nyeri dada. Nyeri dada dapat memperburuk, hingga membuat kesulitan bernapas secara normal.
  • Kebingungan – Sesak napas dapat menghilangkan jumlah yang cukup oksigen dan zat gizi lainnya bagi nutrisi otak. Hal ini menyebabkan keadaan delirium atau kebingungan dan berpikir tidak jelas, terutama pada orang dewasa yang lebih tua.
  • Berkeringat – Dengan demam tinggi dan menggigil, berkeringat banyak dapat dilihat dalam kasus infeksi akibat bakteri pneumonia.
  • Perubahan warna bibir dan kuku – Sesak napas pada pneumonia dapat menyebabkan kekurangan oksigen dalam sel-sel tubuh. Hal ini dapat dilihat jelas melalui perubahan warna kuku dan bibir. Kuku berubah berwarna putih sehingga sindrom kuku putih (leukonikia) dan bibir bisa berubah pucat atau berwarna biru.
  • Penurunan tingkat energi dan kelelahan – Berkurangnya kadar oksigen juga menyebabkan kelelahan konstan, nyeri otot, sakit kepala, lemah secara keseluruhan dan tingkat energi yang rendah.
  • Gejala Mycoplasma pneumonia –  jenis ini adalah jamur atau Mycoplasma. Pada infeksi tersebut, bersama dengan beberapa gejala di atas, sakit telinga, sakit mata, sakit tenggorokan dan ruam kulit juga dapat dilihat.

Himbauan Penting!! Gejala pneumonia yang terjadi pada anak bisa muncul dan bisa menghilang secara tiba-tiba. Hal inilah yang kadang membuat banyak orangtua bingung dengan kondisi yang dialami si buah hati. Terlebih lagi gejalanya hampir sama seperti gangguan pernapasan lainnya. jadi disarankan apabila mengalami tanda-tanda seperti diatas, sebaiknya periksa ke dokter guna memastikan kondisi kesehatan buah hati anda.

Kunjungi Dan Baca Juga Obat Herbal Paru-Paru Basah Untuk Anak.

Demikian itulah Penyebab Umum Dan Gejala Umum Pneumonia Baik itu pada anak juga orang dewasa. semoga dapat menjadi referensi anda dalam mendeteksi dini masalah kesehatan tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *